Skip to main content
Panduan Karier

Kualifikasi yang Diperlukan oleh Japanese Speaker: Panduan Berkarier di Perusahaan Jepang

Sebagai kandidat yang memiliki keterampilan bahasa Jepang, Anda akan berhadapan dengan informasi lowongan kerja yang menuliskan tentang kualifikasi. Di sana, Anda melihat apa saja kualifikasi yang di…

K

KyariGo

Terbit 5 min baca
KyariGo kualifikasi yang diperlukan oleh Japanese speaker

Sebagai kandidat yang memiliki keterampilan bahasa Jepang, Anda akan berhadapan dengan informasi lowongan kerja yang menuliskan tentang kualifikasi. Di sana, Anda melihat apa saja kualifikasi yang diperlukan oleh Japanese speaker untuk menempati posisi tersebut.

Jadi, seseorang yang mampu berbicara dengan bahasa Jepang pun belum bisa mendapatkan pekerjaan sebagai translator atau interpreter, bila ia tidak memperhatikan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Jadi, apa saja kualifikasi yang diperlukan oleh Japanese speaker?

Apa Itu Kualifikasi?

Kualifikasi merupakan persyaratan yang dibutuhkan oleh kandidat untuk memenuhi syarat menduduki dalam peran tertentu. Anda dapat memperoleh kualifikasi melalui pengalaman, pendidikan, dan pelatihan di industri atau peran sebelumnya. Beberapa kualifikasi mungkin meliputi:

  • Gelar pendidikan
  • Jurusan tertentu
  • Sertifikasi
  • Lisensi
  • Pengalaman kerja
  • Keterampilan teknis dan nonteknis
  • Prestasi dan pencapaian
  • Tujuan dan minat karier

Di dalam proses rekrutmen, kualifikasi bisa ditulis dengan qualifications atau job requirements. Dalam lowongan kerja (loker) terdapat:

  1. Informasi kualifikasi: Kolom kualifikasi sebagai filter awal bagi tim HR untuk menyaring kandidat sebelum masuk ke tahap wawancara
  2. Deskripsi pekerjaan atau job description: Dokumen perusahaan yang menuliskan standar kompetensi minimal yang harus dipenuhi oleh kandidat guna keperluan evaluasi kinerja dan promosi jabatan

Contoh

Position: Sales staff Japanese speaker

Industry: Otomotif

Jobs description

  • Maintain and strengthen relationships with existing customers, primarily automotive manufacturers, by providing regular support, understanding customer requirements, and ensuring long-term business partnerships
  • Conduct regular customer visits to monitor product performance, gather customer feedback, troubleshoot issues, and coordinate with internal technical teams to provide effective after-sales support
  • Identify and develop new business opportunities and projects within existing and prospective customers to support business growth and achieve sales targets
  • Coordinate with other teams to ensure timely order processing, material availability, and on-time product delivery according to customer requirements
  • Prepare quotations, sales forecasts, customer reports, and project updates while monitoring order progress and ensuring smooth communication between customers and internal departments

Qualifications

  • Education: Bachelor's degree in any major
  • Language: Japanese speaking equivalent to JLPT N3, certification not required
  • Experience: Ideally one-year of experience working in sales
  • Willingness to visit manufacturers
  • Fresh graduates are welcome to apply

Untuk memperoleh informasi loker lainnya, Anda dapat membuka laman ini (membuka tab baru). Ikuti pula wawasan mengenai proses rekrutmen hanya di KyariGo (membuka tab baru).

Baca: 6 Profil Kandidat Ideal yang Dicari oleh Perusahaan Jepang (membuka tab baru)

Kualifikasi yang Diperlukan oleh Japanese Speaker secara Umum

Secara universal, ketika perusahaan Jepang mencari kandidat lokal berkemampuan bahasa Jepang, terdapat tiga kualifikasi dasar yang wajib dipenuhi, yaitu:

1. Sertifikasi kemahiran bahasa

Banyak perusahaan Jepang yang membuka kantor di Indonesia membutuhkan kandidat lokal yang mahir berbahasa Jepang. Kandidat diminta untuk melampirkan sertifikat JLPT saat mengirimkan CV.

Di ranah profesional, sertifikasi JLPT N3 untuk menduduki peran operasional atau staf administrasi, sementara itu, JLPT N2 atau N1 bagi peran strategis yang akan berkoordinasi dengan atasan Jepang sekaligus menghubungkan komunikasi antara staf lokal dan Jepang.

2. Pemahaman terhadap bisnis

Setiap perusahaan menginginkan kandidat yang memahami dinamika bisnis dan industri serta tren dan kondisi terkini yang tengah terjadi. Misalnya, kandidat Japanese speaker yang mengirimkan aplikasi sebagai interpreter di perusahaan farmasi perlu mengetahui lanskap industri farmasi di dalam negeri.

3. Kemampuan beradaptasi

Bekerja di perusahaan Jepang di mana pun itu harus mampu beradaptasi dengan perbedaan, baik perbedaan budaya maupun orientasi terhadap pekerjaan. Nilai di perusahaan Jepang sangat mengutamakan kerja sama tim, memupuk proses kerja, kepatuhan regulasi, hingga menjunjung tinggi etika bisnis.

Oleh sebab itu, karyawan harus memahami konsep kerja horenso tentang melapor, mengonfirmasi, berkonsultasi. Anda juga wajib memenuhi ketepatan waktu guna menghargai anggota tim sehingga bekerja sama untuk menghasilkan produk atau jasa yang semakin baik. Dan, yang tak kalah penting adalah kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan bisnis serta lingkungan kerja.

Perbedaan Kualifikasi: Posisi Interpreter Vs Posisi Lainnya

Di antara kandidat, terdapat salah pengertian tentang loker Japanese speaker, karena ada anggapan bahwa semua loker bagi mereka memiliki kualifikasi yang seragam, padahal tidak demikian.

Dalam proses rekrutmen, tim HR atau perekrut akan berdiskusi dengan manajer untuk membuat informasi loker, termasuk kualifikasi dan deskripsi pekerjaan. Mengenai kualifikasi yang diperlukan oleh Japanese speaker, mereka akan membuat dua kategori berdasarkan fungsinya, yakni:

1. Kualifikasi untuk posisi interpreter dan translator

Posisi Japanese speaker pada jalur linguistik akan berfokus mencari kandidat yang mampu berbahasa Jepang dengan baik serta memahami budaya kerja dan hal-hal teknis tentang dunia penerjemahan.

Kualifikasi dalam job board akan tertulis:

  • Sertifikat JLPT: Mayoritas perusahaan mensyaratkan sertifikat (N3, N2, atau N1) bagi kandidat Japanese speaker yang melamar pada posisi interpreter atau translator
  • Memahami bisnis: Karyawan yang menjadi translator atau interpreter diharapkan bisa memahami dinamika bisnis serta menguasai kanji kompleks dan istilah teknis sesuai industri perusahaan
  • Penerjemahan simultan: Karyawan harus mampu menerjemahkan pembicaraan dua bahasa secara langsung pada saat rapat direksi, inspeksi pabrik, dan rapat antar departemen atau divisi dengan jeda waktu minimal serta tanpa mengubah substansi teks aslinya
  • Objektif dan tanpa bias: Kemampuan untuk bersikap netral dan menyampaikan pesan secara verbatim atau kata demi kata dari bahasa sumber ke bahasa sasaran

2. Kualifikasi untuk posisi selain penerjemah

Sebaliknya, posisi selain penerjemah, seperti sales, marketing, engineering, hukum, dan HR, memiliki kualifikasi pendukung kemampuan bahasa Jepang. Di sini, perusahaan mencari kandidat Japanese speaker yang mempunyai pengalaman dan keterampilan berdasarkan peran.

Kualifikasinya meliputi:

  • Seperangkat keterampilan: Kandidat wajib memiliki seperangkat keterampilan pada peran yang diminati, misalnya mengidentifikasi target pasar, memproses penjualan produk atau jasa B2B, menganalisis pasar, strategi penjualan B2B, atau eksekusi digital marketing campaign
  • Memahami bahasa formal: Berbeda dengan translator yang berfokus pada akurasi penerjemahan, peran seorang sales atau engineering perlu memahami bahasa Jepang secara formal guna berinteraksi dengan atasan dan rekan kerja Jepang
  • Fleksibilitas JLPT: Perusahaan memiliki fleksibilitas kepada kandidat Japanese speaker yang melamar pekerjaan di bidang ini, tetapi jika mereka memiliki sertifikat JLPT N3 atau N2 itu akan lebih baik guna bernegosiasi dengan klien Jepang

Di tengah ekspansi investasi Jepang di Indonesia, ini adalah peluang kerja yang menjanjikan bagi Japanese speaker. Jadi, perkembangan karier Anda akan ditentukan oleh bagaimana menyelaraskan keterampilan bahasa dengan kualifikasi fungsional yang dicari oleh perusahaan.

Sekadar mampu berbicara bahasa Jepang saja tidak lagi cukup untuk menempati posisi yang Anda incar. Jika Anda membidik posisi sebagai interpreter atau translator, maka penguasaan bahasa tingkat tinggi atau level N1 dan teknik menerjemahkan mutlak diperlukan.

Namun, bila Anda ingin merambah ke ranah sales atau marketing, kombinasikan kemampuan bahasa Jepang minimal N3 atau N2 dengan pengetahuan bisnis yang kuat untuk menjadi aset bernilai tinggi bagi perusahaan.

Artikel Terkait