Skip to main content
Panduan Karier

Jalur Karier Japanese Speaker yang Perlu Diketahui Lulusan Baru

Bisakah mahasiswa atau lulusan baru membuat jalur karier Japanese speaker? Mulai dari mana roadmap tersebut? Bagi Anda yang sedang menjalani pendidikan atau baru saja lulus dari jurusan sastra maupun…

K

KyariGo

Terbit 4 min baca
KyariGo jalur karier Japanese speaker

Bisakah mahasiswa atau lulusan baru membuat jalur karier Japanese speaker? Mulai dari mana roadmap tersebut?

Bagi Anda yang sedang menjalani pendidikan atau baru saja lulus dari jurusan sastra maupun pendidikan bahasa Jepang, pilihan berkarier sebagai Japanese speaker adalah salah satu rencana masa depan yang memungkinkan. Pasalnya, dengan keterampilan berbahasa Jepang, Anda bisa memanfaatkannya untuk mengembangkan karier jangka panjang.

Apa Itu Jalur Karier?

Jalur karier merupakan serangkaian pekerjaan, peran, dan pengalaman yang membawa Anda lebih dekat kepada tujuan karier dan visi hidup.

Beberapa orang mengikuti jalur linier melalui satu bidang, jenjang peran mereka merangkak ke atas dengan tanggung jawab lebih besar dan gaji lebih tinggi. Orang lain akan berpindah perusahaan, industri, atau peran untuk mengumpulkan pengalaman lebih banyak agar tetap relevan di dunia kerja.

Apa yang dapat kita lakukan untuk mengarahkan karier ke arah yang diinginkan? Haruskah tetap berada di jalur linier dan menjalani di satu bidang saja atau mengambil peran yang beragam dan menjelajahi berbagai bidang?

Jawaban dari pertanyaan di atas tergantung pada tujuan masa depan Anda. Jika Anda ingin memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang suatu bidang dan menjadi seorang pemimpin atau spesialis, maka pilihannya adalah jalur karier linier.

Bila Anda bertujuan mengumpulkan beragam pengetahuan dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap lanskap bisnis yang selalu berubah, maka jalur karier multidireksional bisa menjadi pilihan.

Salah satu jalur karier yang cukup berharga ketika seseorang memiliki keterampilan berbahasa asing yang berbeda dari latar belakang pendidikan. Contohnya, lulusan manajemen sumber daya manusia (SDM) yang mampu berbicara bahasa Jepang dan memiliki sertifikat JLPT N3.

Individu seperti cenderung dibutuhkan oleh perusahaan tertentu, dalam hal ini perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia. Keterampilannya sangat dihargai ketika ia sedang mencari pekerjaan. Ia tak hanya memiliki peluang terbuka memperoleh pekerjaan secara cepat, juga mendapatkan pengalaman kerja serta gaji yang kompetitif. Apakah Anda berencana meniti jalur karier Japanese speaker?

Baca: 5 Jalur Mencari Lowongan Kerja untuk Japanese Speaker Bagi Fresh Graduate (membuka tab baru)

Potensi Karier Sebagai Japanese Speaker

Peluang karier Japanese speaker di pasar domestik terbuka lebar. Ini tak hanya tersedia di bidang pariwisata dan perhotelan saja. Perusahaan manufaktur, trading, otomotif, farmasi, hingga FMCG pun membutuhkan kehadiran karyawan Japanese speaker.

Perusahaan tersebut tak hanya memerlukan Japanese speaker sebagai translator atau interpreter. Mereka juga membutuhkan posisi lain untuk mendorong peningkatan bisnis, seperti sales executive, procurement staff, production engineer, junior associate, brand marketing manager, atau HRGA manager.

Dari hal di atas, Anda dapat melihat bahwa peluang dan jalur karier bagi seseorang yang menguasai bahasa Jepang terbentang luas. Bahkan Anda dapat mengembangkan keterampilan berbahasa, berpikir, dan berperilaku secara bersamaan. Pasalnya, perusahaan tak hanya mencari Japanese speaker, juga memilih individu yang memahami budaya kerja ala Jepang agar bekerja secara efektif.

Peluang karier tersebut tak hanya bagi lulusan sastra atau bahasa Jepang, juga terbuka lulusan dari jurusan lain, selama Anda dapat berbicara bahasa Jepang dan membuktikannya dengan sertifikasi JLPT.

Jalur Karier Japanese Speaker yang Perlu Diketahui oleh Mahasiswa dan Lulusan Baru

Bagi mahasiswa maupun lulusan baru dari jurusan pendidikan bahasa atau sastra Jepang, Anda dapat memulai jalur karier Japanese speaker sejak di tempat kuliah. Biasanya, universitas yang memiliki fakultas atau jurusan sastra dan bahasa tak hanya memberikan teori saja, juga membekali mahasiswa dengan keterampilan lain agar setelah lulus, mereka mampu bersaing di dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

Berikut ini jalur karier Japanese speaker yang bisa dipersiapkan sejak di universitas:

Tahun pertama

Pada tahun pertama kuliah, mahasiswa akan mempelajari bahasa Jepang tingkat pemula dari modul dasar plus teori linguistik. Di tahun ini, mereka diharapkan bisa mempraktikkan bahasa Jepang saat berkomunikasi antarteman tingkat dasar. Bahkan ada pula yang mengikuti les bahasa Jepang di luar bangku kuliah.

Tahun kedua

Di tahun kedua, mahasiswa akan mendapatkan materi linguistik lebih luas lagi, mata kuliah pilihan, budaya dan etika kerja di perusahaan Jepang, hingga berpartisipasi dalam penelitian ilmiah dan berkesempatan untuk magang di Jepang buat mereka yang mencapai JLPT tingkat N4.

Tahun ketiga

Mahasiswa akan mempelajari mata kuliah pilihan tentang budaya, ekonomi, teknologi, dan pariwisata, termasuk perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia. Mereka juga dapat berpartisipasi dalam magang, penelitian, dan pengembangan profesional, dengan tujuan mencapai tingkat kemahiran bahasa Jepang level N2.

Tahun keempat

Mahasiswa yang telah mempelajari hampir semua kurikulum wajib, membuat skripsi atau tugas akhir, menyelesaikan magang kelulusan, berlatih membuat CV Jepang atau rirekisho, hingga mengikuti tes kelulusan JLPT N3 sebagai syarat kelulusan. Poin terakhir ini tidak berlaku pada semua universitas.

Dosen akan memberikan pandangan kepada mereka agar siap terjun ke lingkungan profesional. Sebut saja, mengasah keterampilan berbahasa, meningkatkan keterampilan kerja lain, menjalankan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang cepat berubah. Mereka juga menyarankan mahasiswa yang ingin memanfaatkan keterampilan berbahasanya untuk bergabung ke jaringan alumni dan mengikuti job fair agar peluang kerja lebih terbuka.

Jika Anda menempuh jalur karier yang linear, lakukan hal di atas dan carilah peluang kerja yang sesuai pendidikan serta keterampilan berbahasa Jepang. Anda juga bisa menggali informasi jalur karier Japanese speaker melalui laman KyariGo (membuka tab baru).

Di sisi lain, ada mahasiswa yang berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Ada pula yang menjalani pekerjaan lepas atau magang mendapatkan pengalaman dan eksposur di dunia kerja. Apa pun jalur karier yang Anda pilih, manfaatkan untuk menambah pengalaman, memahami bidang tertentu, dan membuat portofolio sebagai bukti kinerja di depan pewawancara.

Artikel Terkait