3 Cara Kenali Deskripsi Pekerjaan Bagi Japanese Speaker yang Mendukung Karier
Bagaimana mengenali deskripsi pekerjaan bagi Japanese speaker? Pasalnya, lowongan kerja (loker) untuk kandidat Japanese speaker bukan hanya translator atau interpreter saja. Perusahaan Jepang yang be…
KyariGo

Bagaimana mengenali deskripsi pekerjaan bagi Japanese speaker? Pasalnya, lowongan kerja (loker) untuk kandidat Japanese speaker bukan hanya translator atau interpreter saja. Perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia membutuhkan Japanese speaker yang akan menduduki berbagai departemen atau divisi.
Ada kalanya, loker Japanese speaker “tersembunyi” di balik peran yang dibutuhkan oleh perusahaan, seperti Marketing Executive tetapi ia harus memiliki kualifikasi penguasaan bahasa Jepang. Untuk membuka pintu karier, Anda perlu mengenali deskripsi pekerjaan bagi Japanese speaker.
Apa Itu Job Description?
Definisi dan manfaat
Deskripsi pekerjaan merupakan gambaran umum kepada kandidat tentang tugas dan tanggung jawab dari peran yang mereka lamar serta gambaran umum tentang perusahaan. Dengan kata lain, kandidat berkesempatan mempelajari tentang posisi yang tersedia sekaligus perusahaan dalam deskripsi pekerjaan.
Pembuatan deskripsi pekerjaan akan melibatkan HR atau perekrut dengan hiring manager (manajer atau user) dan anggota timnya untuk mengidentifikasi kandidat terbaik untuk suatu peran. Langkah tersebut memungkinkan perekrut dan manajer menilai seberapa sesuai lamaran dengan kebutuhan posisi yang tersedia.
Manfaat pembuatan deskripsi pekerjaan:
- Menjelaskan keterampilan dan tanggung jawab dalam suatu peran
- Menjadi dasar kontrak kerja dengan kandidat
- Menjadi dasar penetapan onboarding karyawan baru
- Memberikan tolok ukur dalam pelatihan dan pengembangan di masa mendatang
- Membantu perusahaan dan kandidat mengevaluasi kinerja pekerjaan
- Menetapkan peta jalan bagi pertumbuhan karyawan di perusahaan
Dari kacamata kandidat, Anda bisa menilai apakah peran yang dibutuhkan oleh perusahaan cocok dengan keterampilan dan pengalaman kerja Anda serta apakah bekal pendidikan Anda dapat digunakan dalam pekerjaan tersebut.
Informasi yang tercantum
Apa saja yang harus tercantum dalam deskripsi pekerjaan?
Deskripsi pekerjaan yang baik harus secara jelas mengidentifikasi tujuan peran serta tanggung jawab yang harus dilakukan posisi tersebut, meskipun ia dapat melakukan lebih dari itu. Apa saja yang tertera dalam deskripsi pekerjaan?
- Judul pekerjaan
- Ringkasan peran
- Daftar tugas dan tanggung jawab
- Kualifikasi yang diinginkan, seperti pengalaman kerja, tingkat pendidikan, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk posisi tersebut
- Kepada siapa kandidat akan melapor langsung
- Lokasi kerja
Contoh loker dan deskripsi pekerjaan:
HRGA Staff
Jobs description
- Maintain employee data and HR administrative records to ensure compliance and accuracy
- Handle expatriate administration documents, including visas, ITAS, passports, and immigration-related documents
- Facilitate communication between Japanese expatriates and local employees to ensure smooth operations
- Translate documents and interpret conversations between Japanese and Indonesian languages
- Coordinate with external parties such as recruitment agencies, visa agents, hotels, and government offices as needed
- Support HRGA activities and contribute to continuous improvement initiatives within the department
Jobs requirements
- Education: Minimum diploma from any major
- Language: Minimum JLPT N3 (certified)
- Experience: Minimum 2 years of experience as HRGA in Japanese companies
Baca: Strategi Menjawab Pertanyaan “Kenapa Belajar Bahasa Jepang?” Saat Interview (membuka tab baru)
Alasan Perusahaan Jepang Membutuhkan Japanese Speaker Selain Translator
Di dunia bisnis, perusahaan Jepang menjadi salah satu organisasi yang terkenal dengan pengembangan bisnis ke negara lain. Di negara tujuan, mereka membutuhkan individu yang cakap berbahasa Jepang untuk menduduki posisi translator atau interpreter guna menjembatani kesenjangan komunikasi serta budaya kerja antara mereka dengan karyawan lokal.
Di sisi lain, perusahaan Jepang juga membutuhkan Japanese speaker di posisi lain, seperti sales, purchasing, marketing, legal, dan human resources (HR). Kehadiran mereka untuk melakukan:
- Pertemuan bisnis nasional maupun internasional
- Pengelolaan hubungan bisnis dengan klien dan pihak ketiga
- Bernegosiasi dengan perusahaan Jepang yang beroperasi di negaranya
- Berinteraksi secara efektif dengan kantor pusat yang berada di Jepang
- Penyambung informasi dari atasan Jepang kepada karyawan lokal atau pelanggan
Penutur bahasa Jepang memiliki banyak hal untuk ditawarkan dalam posisi itu, termasuk perluasan jaringan perdagangan dan percepatan ekspansi bisnis.
Dalam manajemen perusahaan Jepang, mereka memiliki konsep horenso, yakni kepanjangan dari houkoku (melapor), renraku (mengonfirmasi), dan soudan (berkonsultasi). Konsep tersebut menjadi dasar keberhasilan komunikasi dalam ekosistem kerja yang mengandalkan kecepatan dan ketepatan penyampaian informasi dari staf lokal kepada manajemen Jepang.
Ketika perusahaan memiliki staf di departemen atau divisi sales, HR, atau accounting, maka alur kerja menjadi jauh lebih efisien. Oleh karena itu, kandidat Japanese speaker memiliki posisi tawar yang jauh lebih tinggi di pasar kerja dibandingkan dengan kandidat lain.
Apakah Anda mampu berbahasa Jepang plus memiliki sertifikat JLPT? Jika jawabannya adalah IYA, maka Anda wajib mengenali deskripsi pekerjaan bagi Japanese speaker.
3 Cara Mengenali Pekerjaan Bagi Japanese Speaker Untuk Mendukung Perkembangan Karier Anda
Agar tidak terjebak dalam pencarian lowongan kerja yang itu-itu saja, Anda harus jeli dalam membaca dan menganalisis setiap loker. Tak sedikit loker yang membutuhkan Japanese speaker tetapi judulnya sales, business development, atau purchasing.
Berikut ini ada beberapa cara untuk mengenali deskripsi pekerjaan bagi Japanese speaker demi mendukung perkembangan karier jangka panjang Anda:
1. Perhatikan kata kunci pada loker
Beberapa perusahaan Jepang akan menggunakan kata kunci loker berupa Japanese speaker atau Japanese speaking diikuti deskripsi pekerjaan. Jika Anda memperhatikan kata kuncinya, seperti Japanese speaking executive atau business development (Japanese desk), berarti itu adalah posisi yang mengelola fungsi bisnis dengan kemahiran berbahasa Jepang.
2. Cek kualifikasi pekerjaan
Saat membaca kualifikasi pekerjaan, Anda bisa menganalisis pada tingkat kemahiran bahasa yang diminta.
Bila perusahaan meminta JLPT N1 atau N2, biasanya posisi tersebut menuntut kemampuan negosiasi tingkat tinggi, penyusunan laporan finansial, atau koordinasi regulasi hukum yang kompleks dengan kantor pusat di Jepang. Jika kualifikasinya adalah JLPT N3, peran tersebut lebih berfokus pada komunikasi operasional sehari-hari, customer service, atau koordinasi internal antar-tim.
3. Cermati deskripsi pekerjaan
Beberapa loker Japanese speaker–di luar translator dan interpreter–akan mencantumkan tugas yang berorientasi pada hasil bisnis, misalnya terdapat kalimat:
- Maintain relationship with Japanese clients
- Handle Japanese supply chain vendors
- Report directly to Japanese Director
Jika deskripsi kerjanya lebih banyak menuntut Anda untuk mengambil keputusan, menyusun rencana kerja, atau mengelola proyek menggunakan bahasa Jepang, maka posisi tersebut memiliki eksposur yang sangat baik untuk mendongkrak nilai karier di masa depan. Anda dapat menjumpai loker Japanese speaker di laman ini (membuka tab baru).
3 Kiat Memaksimalkan Pertumbuhan Karier sebagai Japanese Speaker
Bagi Japanese speaker, mengandalkan sertifikat JLPT saja tidaklah cukup. Anda juga harus memaksimalkan pertumbuhan karier dengan memperhatikan:
1. Peningkatan keterampilan
Bila Anda memiliki keterampilan teknis berdasarkan latar belakang pendidikan, kini saatnya meningkatkan atau menambah keterampilan lain. Misalnya, lulusan sastra Jepang dengan sertifikat JLPT N3 yang tertarik pada bidang keuangan dapat mengambil kursus akuntansi atau perpajakan (Brevet A/B). Jika tertarik pada penjualan, asah kemampuan analisis data dan negosiasi.
2. Kuasai dinamika industri
Anda boleh saja memahami seluk-beluk peran dan tanggung jawab kerja, tetapi jangan melupakan soal business acumen. Ya, Anda juga harus menguasai dinamika bisnis di industri yang sedang digeluti. Pasalnya, satu industri dengan industri lain memiliki perbedaan signifikan, mulai dari pelanggan, cara berbisnis, jenis produk atau jasa, data yang tersedia, masalah dan penyelesaiannya, hingga pembuatan keputusan.
3. Pahami etika bisnis
Anda perlu memahami etika bisnis dalam perusahaan Jepang untuk memupuk kelancaran berinteraksi dengan atasan Jepang. Selain itu, langkah ini menginspirasi sekaligus mendorong rekan kerja yang bukan Japanese speaker memahami etika serupa. Sebut saja:
- Mengetahui cara bertukar kartu nama
- Mengerti urutan posisi duduk dalam ruang rapat
- Memenuhi ketepatan waktu dalam segala hal
Peluang karier bagi seorang Japanese speaker di Indonesia telah berkembang jauh lebih dinamis dan tidak lagi terbatas di ruang lingkup penerjemahan.
Dengan mengenali deskripsi pekerjaan bagi Japanese speaker, peluang karier Anda terbentang lebar. Anda berkesempatan bekerja di berbagai fungsi lini bisnis, mulai dari keuangan, sales, marketing, HR, hingga supply chain.
Menggabungkan keterampilan fungsional dengan kefasihan berbahasa Jepang serta pemahaman budaya bisnis yang kuat adalah formula terbaik untuk menjadi aset yang sangat bernilai bagi perusahaan Jepang di era ini. Kunjungi laman KyariGo (membuka tab baru) untuk memperoleh wawasan karier bagi Japanese speaker.


