Skip to main content
Panduan Karier

Adakah Bonus Tahunan Kepada Japanese Speaker? Ini Penjelasannya

Apakah ada bonus tahunan kepada Japanese speaker? Apakah ada skema bonus tahunan kepada Japanese speaker sama seperti karyawan lain? Di tengah kondisi ekonomi yang tak menentu, karyawan di berbagai p…

K

KyariGo

Terbit 4 min baca
KyariGo bonus tahunan kepada Japanese speaker

Apakah ada bonus tahunan kepada Japanese speaker? Apakah ada skema bonus tahunan kepada Japanese speaker sama seperti karyawan lain?

Di tengah kondisi ekonomi yang tak menentu, karyawan di berbagai posisi dituntut untuk meningkatkan kinerja mereka guna mendukung keberhasilan perusahaan. Biasanya, perusahaan yang berhasil mencapai tujuan akan memberikan bonus kepada karyawannya. Dari kondisi itu, tak heran jika ada pertanyaan tentang bonus tahunan dari karyawan kepada tim HR. Untuk mengetahuinya, cek artikel berikut ini.

Apa Itu Bonus Tahunan?

Sebelum membahas bonus tahunan kepada Japanese speaker, mari kita memahami terlebih dahulu tentang bonus tahunan secara umum.

Bonus tahunan merupakan bentuk kompensasi tambahan di luar gaji yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan dalam kurun waktu tertentu, seperti satu tahun sekali. Tujuan pemberian bonus tahunan ini meliputi:

  • Memberikan apresiasi kerja atas dedikasi dan kontribusi nyata karyawan dalam mendukung target operasional perusahaan selama setahun ke belakang
  • Strategi insentif agar karyawan terbaik perusahaan tetap bertahan dan tidak berpindah ke kompetitor
  • Mendorong produktivitas karyawan agar terus memberikan performa terbaik di periode kerja berikutnya

Namun, bonus tahunan ini berbeda dengan tunjangan hari raya (THR) yang bersifat wajib karena diatur dalam UU Ketenagakerjaan. Bonus tahunan bersifat diskresioner alias tergantung pada kebijakan dan kondisi finansial perusahaan.

3 Jenis Bonus Tahunan yang Perlu Anda Ketahui

Terdapat tiga jenis bonus tahunan yang paling umum diterapkan oleh perusahaan, yaitu:

1. Bonus kinerja

Bonus kinerja atau disebut juga dengan performance bonus atau merit pay diberikan berdasarkan pencapaian kerja. Biasanya, karyawan mampu mencapai target dari key performance indicators (KPI) secara individu atau tim. Semakin kinerja karyawan melampaui target, semakin besar persentase bonus yang diterimanya.

2. Bonus pembagian keuntungan

Di beberapa perusahaan menerapkan profit sharing atau bonus pembagian keuntungan kepada karyawan. Jika performa bisnis perusahaan sedang naik signifikan, karyawan akan merasakan dampak finansialnya secara kolektif. Bisanya, nilai bonus yang dialokasikan berasal dari total keuntungan bersih yang berhasil dibukukan perusahaan pada tahun fiskal tersebut.

3. Bonus retensi

Tak semua perusahaan memberikan bonus retensi, tetapi ada beberapa perusahaan yang memiliki tenaga ahli yang sulit dicari menerapkannya. Bonus akan diberikan karyawan dengan keahlian yang sulit dan/atau jarang ditemukan atau posisi krusial. Tujuannya, agar mereka tetap bekerja di perusahaan tersebut dalam jangka waktu tertentu.

Baca: 7 Keuntungan Bekerja di Perusahaan Jepang yang Jarang Diketahui Fresh Graduate (membuka tab baru)

Mekanisme pemberian bonus

Mekanisme perhitungan dan pembagian bonus tahunan tidak dilakukan secara acak, melainkan menggunakan parameter yang terukur. Secara umum, formula yang digunakan oleh perusahaan dalam pemberian bonus tahunan melibatkan tiga variabel:

Jumlah Bonus = Gaji Pokok Faktor Kinerja Individu X Faktor Keberhasilan Perusahaan

Melalui mekanisme tersebut, karyawan yang menempati level posisi yang sama dapat menerima nominal bonus tahunan yang berbeda, tergantung pada penilaian performa kerja masing-masing.

Apakah Ada Bonus Tahunan Khusus kepada Japanese Speaker?

Di tengah persaingan ketat di pasar tenaga kerja, menguasai bahasa asing di luar bahasa Inggris menjadi sebuah keunggulan kompetitif di antara kandidat. Salah satu keahlian bahasa yang paling dicari di Indonesia adalah kemahiran berbahasa Jepang.

Di sisi lain, Indonesia menjadi salah satu negara tujuan investor Jepang untuk menanamkan modal. Berdasarkan data Peoplyee (membuka tab baru), setidaknya ada 1.138 perusahaan Jepang melebarkan bisnisnya di yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Untuk mendukung bisnis, mereka membutuhkan individu yang cakap berbicara dalam bahasa Jepang.

Kembali ke pertanyaan awal, “Apakah ada bonus tahunan kepada Japanese speaker?”

Secara hukum ketenagakerjaan tidak ada pasal tersebut. Ditambah lagi, hampir tidak ada perusahaan yang mengemas mekanisme bonus tahunan berdasarkan peran tertentu. Pada dasarnya, perusahaan membuat mekanisme tersebut untuk semua karyawan yang telah mencapai target.

Untuk mendukung kinerja karyawan, tak sedikit perusahaan memberikan tunjangan baik tunai maupun nontunai. Di perusahaan Jepang, mereka akan memberikan tunjangan berupa:

1. Tunjangan sertifikat

Ada perusahaan Jepang yang memberikan tunjangan sertifikat kepada translator atau interpreter (Japanese speaker) yang memiliki sertifikat JLPT minimal N3. Tunjangan ini akan dilebur ke dalam gaji bulanan.

2. Tunjangan pelatihan

Ada pula perusahaan yang memberikan tunjangan nontunai berupa pelatihan atau program learning and development (L&D) kepada karyawan Japanese speaker agar meningkatkan kemampuan berbahasanya. Perusahaan akan membiayai karyawan untuk melakukan les maupun tes JLPT level lanjut. Tunjangan ini bisa berupa memberikan program pelatihan karyawan di kantor pusat Jepang dalam kurun waktu tertentu.

3. Keterlibatan dalam proyek strategis

Sebagai Japanese speaker di berbagai posisi akan berperan penting sebagai jembatan komunikasi antara kantor Indonesia dengan Jepang. Kondisi tersebut menempatkan Anda untuk terlibat dalam proyek strategis yang dapat menambah pengetahuan, pengalaman, hingga jejaring profesional. Keberhasilan dalam mengeksekusi proyek ini berdampak terhadap penilaian kinerja, terkadang juga berujung pada pemberian bonus tahunan di akhir tahun.

Memang, tidak semua perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia memberikan ketiga hal tersebut kepada karyawan. Namun, memiliki keahlian berbahasa Jepang dapat memperbesar peluang Anda mendapatkan keuntungan:

  • Bekerja di perusahaan Jepang dan menghadapi beragam rekan kerja hingga pemangku kepentingan dari Jepang, Indonesia, maupun negara lain
  • Eksposur tanggung jawab dan lingkungan kerja yang berintegritas tinggi
  • Peningkatan pengetahuan, pengalaman, keterampilan, serta jaringan kerja yang lebih luas
  • Pertumbuhan karier yang membantu tetap kompetitif dan termotivasi di lanskap bisnis yang tidak menentu ini

Secara formal tidak ada regulasi yang mengatur bonus tahunan kepada Japanese speaker. Keterampilan berbahasa Jepang dapat menjadi katalisator mendongkrak pengembangan karier guna meningkatkan keterampilan, memperoleh tanggung jawab baru, memegang proyek strategis, membuka peluang promosi, dan/atau memberikan kesejahteraan finansial jangka panjang.

Cek peluang sebagai Japanese speaker di laman ini (membuka tab baru).

Artikel Terkait