Daftar Kosakata Bisnis Jepang yang Wajib Dikuasai di Pabrik dan Kantor
Bagi Anda yang ingin bekerja sebagai Japanese speaker, memahami daftar kosakata bisnis Jepang adalah wajib dikuasai. Jadi, kemampuan berbahasa Jepang sehari-hari saja tidaklah cukup, karena Anda perl…
KyariGo

Bagi Anda yang ingin bekerja sebagai Japanese speaker, memahami daftar kosakata bisnis Jepang adalah wajib dikuasai. Jadi, kemampuan berbahasa Jepang sehari-hari saja tidaklah cukup, karena Anda perlu menguasai kosakata atau istilah bisnis berdasarkan industri dan peran Anda.
Penguasaan terhadap kosakata praktis ini merupakan indikator utama yang membedakan antara seorang penutur bahasa tingkat akademis dengan seorang profesional yang siap industri. Bagi Anda yang sedang mencari peluang baru atau sedang menghadapi proses rekrutmen, tak ada salahnya mengenal kosakata bisnis Jepang.
Apa Itu Kosakata Bisnis Jepang?
Ketika seseorang memasuki lingkungan bisnis, baik di kawasan industri maupun korporasi pusat, Anda akan berhadapan langsung dengan ekosistem komunikasi yang sarat dengan kosakata bisnis. Di perusahaan Jepang, ini dikenal dengan istilah jitsumu.
Kosakata jitsumu adalah rumpun istilah, jargon teknis, ungkapan formal, dan singkatan yang digunakan secara eksklusif dalam korespondensi bisnis, rapat internal, instruksi kerja di lapangan pabrik, serta negosiasi komersial antarperusahaan.
Kosakata ini sering kali mengombinasikan ragam bahasa hormat (keigo) dengan istilah teknis per industri yang jarang diajarkan di dalam buku teks perkuliahan umum atau modul persiapan JLPT konvensional. Oleh karena itu, kandidat atau karyawan perlu membuat daftar kosakata bisnis Jepang untuk lebih memahami tanggung jawab kerja.
Selain itu, pembuatan daftar kosakata bisnis Jepang bertujuan untuk:
- Memahami istilah teknis guna meminimalkan waktu jeda saat melakukan penerjemahan lisan (interpreting) maupun tertulis (translating), sehingga mencegah terjadinya kesalahpahaman antara manajer dari Jepang dan staf lokal
- Japanese speaker yang fasih menggunakan jargon jitsumu akan dinilai memiliki business acumen yang matang dan berdampak langsung terhadap penilaian performa kerja dan peluang kenaikan jabatan
- Memahami kepatuhan terhadap kualitas produk atau jasa serta keselamatan dan kesehatan kerja di kantor maupun pabrik, tanpa pemahaman yang benar, hal itu bisa berakibat pada kegagalan produksi hingga kecelakaan kerja
Daftar Kosakata Bisnis Jepang Berdasarkan Industri
Di bawah ini daftar kosakata bisnis Jepang berdasarkan industri kerja:
1. Manufaktur
Fokus utama pada sektor ini adalah manajemen kualitas, efisiensi waktu, dan metodologi produksi khas Jepang. Daftar kosakata yang perlu dipahami antara lain:
- Budomari: Yield rate atau rasio produk baik terhadap total bahan baku
- Dandorigae: Proses pergantian cetakan atau persiapan mesin atau set-up change
- Furyouhin: Produk cacat atau defective goods
- Chokkouritsu: First time through (FTT) atau rasio produk yang lolos kontrol kualitas dalam sekali proses tanpa rework
- Yokotenkai: Penyebaran horizontal atau menerapkan solusi dari satu masalah ke departemen atau lini lain
2. Otomotif
Industri otomotif kerap melibatkan rantai pasok yang ketat dan presisi untuk menghasilkan produk berkualitas. Kosakata yang perlu dipahami adalah:
- Kanagata: Cetakan logam, mold, atau die
- Shisaku: Pembuatan prototipe atau trial production
- Kumitate: Proses perakitan atau assembly
- Genchi choutatsu: Lokalisasi komponen atau pengadaan material secara lokal di negara tujuan
- Fuguai: Malafungsi atau kerusakan teknis pada komponen atau sistem kendaraan
3. Keuangan nonbank
Contoh industri keuangan nonbank adalah multifinance dan leasing atau perusahaan pembiayaan yang meminjamkan dana atau produk kepada masyarakat, nantinya mereka mengembalikan dana dengan cara mencicil atau membayar sewa. Umumnya, perusahaan pembiayaan kendaraan atau alat berat asal Jepang. Kosakata di bidang ini yakni:
- Yoshin shinsa: Penilaian atau analisis kredit atau credit screening
- Saiken kaishuu: Penagihan utang atau debt collection
- Entaikin: Denda keterlambatan pembayaran atau late payment charge
- Tanpo: Agunan, jaminan, atau collateral
- Riisu kikan: Masa tenor atau periode kontrak sewa guna usaha
4. Keuangan perbankan
Kosakata ini wajib dikuasai oleh Anda yang bekerja di bank bagian Japanese desk, yaitu:
- Kouza kaisetsu: Pembukaan rekening bank
- Yuushi: Pembiayaan pinjaman korporasi atau bank loan
- Kawase reeto: Nilai tukar mata uang asing atau exchange rate
- Soukin tesuuryou: Biaya administrasi transfer uang atau remittance fee
- Yokindaka: Saldo tabungan atau deposit balance
5. Trading
Perusahaan trading merujuk pada bisnis perdagangan yang melibatkan kegiatan ekspor-impor. Oleh karena itu, kosakata bisnis akan berhubungan dengan hukum perdagangan internasional dan logistik kepabeanan.
- Tsuukan: Proses kepabeanan atau customs clearance
- Hozei souko: Gudang berikat atau bonded warehouse
- Otsunaka: Agen kargo atau freight forwarder
- Inkotaamu: Aturan penyerahan barang internasional
- Funanoshiouken: Konosemen atau surat keterangan pengantar barang yang diangkut dengan kapal
6. Power plant dan energi
Proyek infrastruktur power plant dan energi melibatkan banyak istilah teknik elektro dan sipil berat. Meski demikian, perusahaan tak hanya membutuhkan lulusan teknik, juga bahasa, sehingga kosakata wajib dipahami antara lain:
- Saisei kanou enerugii: Energi terbarukan
- Soudenmou: Jaringan transmisi listrik atau grid
- Fuka: Beban listrik atau electrical load
- Hatsudensho: Pembangkit listrik atau power plant
- Teiki tenken: Pemeliharaan berkala atau periodic maintenance atau shutdown inspection
7. Food and beverages
Industri food and beverages (F&B) Jepang sangat menaruh perhatian pada higienitas dan standar regulasi makanan. Apa saja kosakata bisnisnya?
- Shouhi kigen: Tanggal kedaluwarsa
- Ibutsu konnyuu: Kontaminasi benda asing dalam makanan
- Sendo kanri: Manajemen atau kontrol kesegaran bahan baku
- Eisei kijun: Standar sanitasi dan higienitas
- Genzairyou: Komposisi atau bahan baku dasar pembuatan
8. IT
Jika Anda bekerja di tengah programmer, system engineer, dan project manager dari Indonesia dan Jepang, maka pahami kosakata ini:
- Ajairu: Metode kerja cepat dan fleksibel atau disebut agile
- Wōtāfōru: Metode kerja urut dari awal sampai akhir atau waterfall
- Shiyousho: Dokumen spesifikasi atau cetak biru untuk membuat program
- Nouki: Batas waktu penyerahan proyek
- Shuusei: Proses memperbaiki eror
- Jissou: Memasukkan kode ke dalam program agar fitur bisa berfungsi
- Debaggu: Mencari dan membuang eror dari program
- Riris: Meluncurkan program atau aplikasi ke publik
- Hoshu: Pemeliharaan atau perawatan sistem agar tetap berjalan lancar
Penguasaan terhadap daftar kosakata bisnis Jepang merupakan investasi jangka panjang bagi kelangsungan karier seorang Japanese speaker. Langkah ini juga membantu Anda dalam membangun kepercayaan yang kuat dengan manajer hingga direktur dari Jepang, sehingga memperkecil kesalahan yang terjadi di area pabrik maupun kantor.
Kini, saatnya Anda mulai menguasai istilah dari satu sektor industri yang paling sesuai dengan tempat Anda bekerja saat ini. Padukan kosakata tersebut dengan pemahaman konteks penggunaannya di lapangan secara konsisten.
Untuk memperoleh wawasan tentang dunia kerja sebagai Japanese speaker, klik tautan ini (membuka tab baru).


